SEBERAPA SEHATKAH KAMU ? KENALI DIRIMU

Selasa, 23 Maret 2010

Kontrol Diabetes Dengan Daun Salam


Apa manfaat daun salam? Kebanyakkan masyarakat pada umumnya akan menjawabnya sebagai pelengkap bumbu dapur.

Terfikirkan gak kalo memiliki manfaat sebagai obat???
Daun salam (Syzypium polyanthum) bisa digunakan sebagai herbal untuk mengatasi penyakit maag, diare, Diabetes Mellitus (DM), hipertensi, hiperkolesterolemia. Berhubung topik utama kali ini tentang Diabetes Mellitus (DM), maka kita akan membahasnya lebih pada seputar diabetes.

Sebenarnya secara tradisional masyarakat pada umumnya telah lama menggunakan daun salam untuk mengontrol diabetes. Sayangnya, penggunaanya tanpa disertai dengan perhitungan dosis yang tepat. Penelitian yang pernah dilakukan oleh Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada untuk diketahui bahwa ekstrak dari air daun salam memiliki hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah) pada penderita DM yang tidak bergantung pada insulin, namun untuk penderita DM yang yang tergantung pada insulin tidak tidak ditemukan efek hipoglikemiknya.
Dari sumber penelitian yang dilakukan oleh peneliti ITB bekerjasama dengan peneliti UNPAD yang dipimpin oleh Prof. DR. Dr. Sri Harini KS Kariadi, SpPD-KEMD didapat hasil kesimpulan yang menunjukkan bahwa esktrak daun salam ternyata mempunyai efek hipoglikemik pada penyandang DM yang kadar gula darahnya di bawah 200 mg/ dl. Jika digunakan untuk penyandang DM yang kadar gula darahnya melebihi 200 mg/ dl, ekstrak daun salam tidak memberi edek yang signifikan.

Pada penyandang DM yang kadar gulanya di bawah 200 mg/dl, dosis yang digunakan adalah 250 mg 3 kali sehari. Namun untuk kesemua hal tersebut masih melalui ekstraki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar